Print

Fropile

Written by Abah Alam. Posted in Mie Ayam Oriental

Berawal dari kegemaran makan mie ayam maka muncullah ide untuk membuka usaha mie ayam. Kami sekeluarga termasuk anak yang masih kecil doyan makan mie ayam, dimana tempat yang di  kunjungi pasti kita cari tau dimana tempat makan mie ayam yang enak dan ramai.

Dari pengalaman mencicipi berbagai macam rasa mie ayam yang ada maka kami memberanikan diri untuk mencoba memulai membuka usaha mie ayam dengan racikan bumbu yang kami contek dari pedagang mie ayam yang kami anggap rasanya paling enak.

Untuk rasa kami racik dengan paduan bumbu mie ayam tempo dulu dengan sekarang yang sedang marak disukai masyarakat. Untuk penyajiannya kami pisahkan antara sajian mie dan kuahnya, mie disajikan dalam sebuah mangkuk yang didalamnya sudah dicampur dengan bumbu-bumbu, diatasnya di taburi topingan ayam  serta bawang goreng sedangkan kuahnya disajikan dengan sebuah mangkuk kecil yang berisi kuah soup ceker ayam muda plus campuran irisan daun bawang dan asinan sawi putih.

Awal pembukaan mie ayam oriental pertama kali di buka dari halaman masjid Al-Mubarok Kampung Sawah Dalam. Dengan kondisi kedai yang cukup sederhana dibawah sebuah pohon mangga : gerobak dorong, dua buah meja panjang dengan sepasang bangku panjangnya, atap berupa terpal biru yang dibentangkan dengan tumpuan pohon mangga dan dua buah bambu dekat gerobak dorong. 

Sejak awal pembukaan tepatnya di bulan syawal 1433 H /2012 M al-hamdulillah selalu ramai didatangi pengunjung. Penjualannya dimulai dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore tapi al-hamdulillah untuk penjualannya sering berakhir sebelum jam 5 sore karena habis terjual.

 

Ttd

Abah Alam